
Agus Tantomo pun Didoakan Pandita Buddha SAMARINDA- Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal sistem suara terbanyak pada Pemilu 2009 mendatang, mengubah pesimisme rakyat menjadi sebuah harapan besar, karena dapat memilih wakilnya secara langsung sesuai pilihannya, bukan berdasarkan nomor urut yang ditentukan oleh partai. Sistem suara terbanyak ini pun menghapus sekat-sekat agama, suku dan golongan. Seperti yang terjadi pada Ir H Agus Tantomo, caleg DPR RI nomor urut 2 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia pun didukung dan didoakan agar lolos ke Senayan oleh tokoh Tionghoa & Buddha. “Kalau saya jangan ditanya lagi. Saya mendukung sepenuhnya Pak Agus Tantomo. Sudah tidak diragukan lagi,” kata Maslan Tanzi, salah seorang tokoh Tionghoa Kaltim, kepada Kaltim Post, kemarin. Menurut Maslan, yang juga ketua salah satu yayasan sosial warga Tionghoa, ia tidak lagi melihat Agus Tantomo berasal caleg dari partai apa dan agamanya. “Saya menaruh harapan besar kepada Pak Agus. Saya tidak lagi melihat beliau dari partai mana, agamanya apa, tapi melihat Pak Agus Tantomo sebagai pribadi yang bisa diharapkan membawa aspirasi kami,” kata Maslan. Secara terpisah Pdt Hendri Suwito mengatakan, ia mendoakan agar Agus Tantomo bisa lolos ke Senayan, sehingga bisa membawa aspirasi masyarakat Kaltim. Pemimpin umat Buddha Kaltim ini mengaku sangat kenal dengan Agus, yang dinilainya memiliki komitmen dan konsisten terhadap apa yang diperjuangkannya untuk masyarakat. “Saya melihat beliau punya komitmen dan konsisten terhadap komitmennya itu, bahkan sejak beliau di DPRD Kaltim. Tak sedikit aspirasi yang kami sampaikan diperjuangkan beliau,” kata Hendri. Ia menaruh harapan besar kepada Agus agar bisa menjadi wakil rakyat Kaltim di pusat. Untuk itu, ia pun mendoakan agus supaya lolos ke Senayan. “Sebagai sesama umat manusia, sesama umat beragama, saya ikut mendoakan mudah-mudahan Pak Agus bisa menjadi wakil rakyat di pusat, dan dapat berbuat yang terbaik untuk rakyat Kaltim,” ujarnya. Dikatakan, selama ini tali silaturrahmi dengan Agus Tantomo sudah terbangun dengan baik. Sehingga ia sangat mengenal Agus Tantomo, yang menurutnya bisa diandalkan menjadi wakil rakyat Kaltim di pusat. “Saya selalu ingatkan beliau agar ketika terpilih nanti, harus benar-benar mengabdi untuk kepentingan rakyat Kaltim. Harus benar-benar berbuat untuk rakyat Kaltim. Dan saya yakin dengan Pak Agus, dapat menjadi wakil rakyat sebagaimana harapan rakyat,” ujarnya. Sistem suara terbanyak pada Pemilu 2009 ini memang membangun harapan baru pada masyarakat Indonesia. Masyarakat dapat memilih caleg yang dinilai mampu menjadi wakil rakyat di legislatif, bukan wakil rakyat yang sekedar status namun tak dapat memberi manfaat pada rakyat yang diwakilkannya. Agus Tantomo sendiri sebelumnya pernah duduk di DPRD Kaltim. Kini ia lebih banyak di kegiatan bisnisnya, yang juga sebagai direktur Badan Pengelola Stadion Madya Sempaja. Putera kelahiran Tanjung Redeb Berau ini sekarang kembali ke politik setelah lima tahun vakum, hanya karena melihat begitu banyaknya orang luar Kaltim mencoba menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kaltim. “Yang memperjuangkan Kaltim ini, ya harus orang Kaltim sendiri. Tapi ironinya, banyak caleg Kaltim bukan orang Kaltim. Ini yang mendorong saya untuk maju menjadi caleg DPR RI,” kata Agus. (art)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar