
Masalah Domisili Caleg di Luar Kaltim Ramai Dibahas Kaltim Post, 12 Februari 2009
SAMARINDA – Ir H Agus Tantomo Mbus, calon anggota Legislatif (caleg) DPRRI No urut 2 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) benar-benar memanfaatkan dunia jejaring untuk melakukan komunikasi dengan masyarakat, khususnya masyarakat Kaltim. Saat ini Agus Tantomo memiliki blog dan Facebook, yang bisa diakses siapapun di dunia maya. “Segala lini kita manfaatkan untuk melakukan komunikasi dengan masyarakat, baik menjaring aspirasi, opini maupun diskusi. Masyarakat Kaltim yang menjadi anggota Facebook sudah mencapai ribuan orang. Ini sarana efektif sebagai sarana komunikasi,” kata Agus Tantomo, kepada Kaltim Post, kemarin. Untuk blog, bisa diakses di alamat www.agustantomo.blogspot.com. Sementara untuk Facebook, bisa diakses dengan terlebih dahulu menjadi anggota Facebook dan berteman dengan Agus Tantomo. Ditanya mengapa memilih blog, menurut Agus Tantomo, yang diperlukan sekarang adalah komunikasi aktif dua arah, tidak hanya satu arah. Begitu juga alasan memilih Facebook, yang bisa saling bertukar informasi, opini, foto bahkan video. Ia sengaja menggunakan perangkat Blackbarry agar setiap perkembangan di Facebook dapat diupdate-nya selama 24 jam. “Jika ada komentar berkenaan dengan saya, bisa langsung saya respon,” ujar Agus. Saat ini yang tengah ramai menjadi perbincangan di Facebook adalah masalah caleg DPR RI yang bukan warga Kaltim atau sekedar numpang lahir di Kaltim, karena caleg yang seperti ini berdampak pada kegigihannya dalam memperjuangkan nasib rakyat Kaltim di Senayan. Dalam Facebook, Agus berpendapat bahwa Lahir dan menetap di Kaltim saja tak cukup sebagai modal berjuang di Senayan, tetapi penguasaan persoalan, kemampuan dan pengalaman adalah utama. “Ini juga sudah pernah saya sampaikan di Kaltim Post kemarin (Lusa). Memang belum jadi jaminan orang yang lahir dan tinggal di Kaltim bisa berjuang di Senayan tanpa kemampuan dan didukung oleh pengalaman,” ujar mantan anggota DPRD Kaltim ini. Menanggapi pendapat Agus tersebut, seorang anggota Facebook berpendapat bahwa, kejujuran dan tidak korupsi menjadi syarat utama menjadi caleg. “Nambahin nih,...gak cukup juga cuma penguasan persoalan, pengalaman, kemampuan, tapi juga tulus berjuang, memang benar-benar utk kebaikan umat, jujur, gak korupsi, gak KKN. Jadi anggota legislatif bukan untuk hidup enak. Kalau itu bisa terbukti, gak usah disuruh pun, orang pun akan milih,” ujar salah seorang anggota Facebook itu. Masih banyak komentar-komentar lain yang menyoal kondisi Kaltim khususnya sarana infrastruktur yang payah. “Insyaallah, masalah infrastruktur akan menjadi prioritas saya jika Allah berkehendak saya lolos ke Senayan (DPR RI). Saya ikut merasakan masalah ini, ketika saya harus pulang kampung, di Tanjung Redeb, Berau. Saya bisa bermalam di jalan karena jalan yang harus antri karena rusak parah, apalagi ketika hujan,” kata Agus. Selain Facebook dan blog, Agus juga membuka jalur aspirasi lewat SMS di nomor 081253992003. Jalur ini terbilang sangat banyak dimanfaatkan warga, karena teknologi telefon seluler sudah digunakan masyarakat hingga ke daerah pelosok. SMS yang masuk rata-rata mengeluhkan masalah infrastruktur di Kaltim khususnya jalan, desakan untuk segera mengatasi persoalan ekonomi dan tak sedikit yang juga bicara soal anggota DPR RI asal Kaltim yang bukan orang Kaltim. “Saya imbau kepada masyarakat Kaltim, untuk jeli melihat caleg yang memang orang Kaltim atau bukan. Sudah pasti orang Kaltim yang membela daerahnya,” ujar Darwan, warga Tanah Grogot, Pasir lewat SMS-nya. (art)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar