Kamis, 02 April 2009

Warga Tionghoa Semakin Solid


Ramai-ramai Bentuk Tim Sukses di Daerah
Kaltim Post, Jumat 3 April 2009

SAMARINDA – Warga Tionghoa di Kaltim semakin solid saja memperjuangkan lolosnya Ir H Agus Tantomo Mbus ke DPR RI. Mereka tidak lagi melihat partai yang mencalonkan Agus Tantomo, tetapi lebih kepada figur Agus Tantomo yang dinilai tepat menjadi wakil Kaltim di Pemerintah Pusat. Untuk mendorong mulusnya perjalanan Agus Tantomo ke Senayan, warga Tionghoa membentuk tim-tim pemenangan di daerah kabupaten-kota se-Kaltim.
Ronnie Ngo di jejaring sosial Facebook menuliskan pesannya. Menurut Ronnie, mereka mendukung penuh Agus Tantomo karena dinilai cerdas, enerjik dan muda. “Kami remaja dan pemuda Tionghua Samarinda, Berau dan Balikpapan mendukung penuh abang kami H.Agus Tantomo untuk maju ke senayan. Karena menurut kami beliau sangat cerdas, enerjik dan masih sangat muda,” tulis Ronnie.
Pengalaman Agus Tantomo di politik, kata Ronnie, sudah tidak diragukan lagi. Dikatakan, mereka Tidak memandang partai apapun, tapi mereka memandang sosok yang cocok untuk memperjuangkan dan memajukan Kaltim di pusat. “Maka kami meminta kawan-kawan remaja & pemuda Tionghoa Samarinda, Balikpapan dan Berau bahkan Kaltim, mendukung penuh Haji Agus Tantomo untuk terpilih sebagai anggota DPR-RI,” tegasnya.
Sementara Yansen, tokoh masyarakat Tionghoa di Berau mengatakan, mereka sudah gerilya ke masyarakat Tionghoa di Berau maupun Tarakan, untuk memenangkan Agus Tantomo. Yansen yakin, suara masyarakat Tionghoa khususnya di Berau dan Tarakan, bulat untuk Agus Tantomo. “Saya yakin, sangat yakin, suara masyarakat Tionghoa bulat untuk Agus Tantomo. Masyarakat Tionghoa dikenal solid, apalagi untuk kepentingan yang seperti ini, kepentingan pembangunan daerah,” kata Yansen.
Agus Tantomo, menurut Yansen, sangat layak menjadi wakil masyarakat Kaltim di Jakarta. “Kami optimis, Agus Tantomo mampu menjadi wakil rakyat yang handal, yang bisa memperjuangkan Kaltim di pusat,” tegas Yansen.
Dihubungi secara terpisah, Hendry, tokoh masyarakat di Tarakan membenarkan komentar Yansen. Menurutnya, masyarakat Tionghoa di Tarakan solid mendukung Agus Tantomo. Gerakan demi gerakan penggalangan suara sudah dilakukan hingga menjelang hari pencontengan 9 April 2009 mendatang.
“Kami yakin, Agus Tantomo menang. Suara kami bulat untuk Agus Tantomo,” tegasnya. Namun Hendy menyarakan agar harian ini menghubungi Oi Janet, tokoh masyarakat Tionghoa Tarakan untuk komentar lainnya. “Sebaiknya hubungi Pak Oi, beliau yang lebih pantas bicara, karena beliau tokoh kami di sini. Ini beliau ada di tokonya,” kata Hendy.
Namun Oi tidak dapat dihubungi karena telepon selulernya tidak aktif. “Yang pasti, kami bulat mendukung Agus Tantomo!” tegas Hendy di akhir wawancara. (art)

Rabu, 01 April 2009

Ada 4 Modal Agus Tantomo ke Senayan

Imam Mundjiat: Intelektual Muda, Pengalaman, Orang Kaltim, Dikenal
Kaltim Post & Tribun Kaltim, edisi Rabu 1 April 2009

SAMARINDA – Semakin banyak saja tokoh Kaltim yang berharap dan mendoakan agar Ir H Agus Tantomo Mbus, caleg DPR RI nomor urut 2 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) agar lolos ke Senayan. Harapan yang besar itu dinilai wajar diberikan kepada Agus Tantomo, karena Agus dinilai mampu mewakili Kaltim di Pemerintah Pusat, khususnya di lembaga legislative, yakni DPR RI.
Setelah dukungan dan doa datang dari petinggi PPP, bupati, mantan bupati serta professional, kini dukungan dan doa itu datang dari H Imam Mundjiat, mantan kolega Agus Tantomo ketika masih di PDIP dulu. Imam menyatakan sependapat dengan komentar mantan sekretaris DPD PDIP Kaltim Sukardi Djarwo Putero, yang menyebutkan bahwa memilih Agus Tantomo adalah kepentingan daerah, bukan kepentingan partai.
“Karena Kaltim memang membutuhkan orang seperti Pak Agus di DPR RI. Karenanya, saya sendiri caleg Partai Merdeka, tetapi saya logis melihat bahwa salah satu orang Kaltim yang patut dipilih untuk di DPR RI adalah Agus Tantomo,” kata Imam, kepada harian ini, kemarin.
Ia menyebut istilah ‘salah satunya’ mengingat ada delapan kursi yang diperebutkan untuk daerah pemilihan Kaltim. “Ada 4 modal utama Pak Agus untuk menjadi wakil Kaltim di pusat,” tambah Imam.
Keempat modal dimaksud, yakni Agus Tantomo adalah intelektual Muda. Dengan kualitas SDM yang mumpuni, Agus dapat melihat, mendengar, menganalisa dan memilih, persoalan mana saja yang prioritas untuk diperjuangkan di Jakarta untuk rakyat Kaltim.
Modal kedua yakni asli Kaltim, sehingga Agus sangat memahami persoalan Kaltim, karena tak hanya membacanya di media massa, tetapi Agus ikut merasakans persoalan Kaltim. “Karena itulah, caleg yang orang Kaltim harus prioritas dipilih. Jangan memilih caleg yang bukan orang Kaltim. Apa yang diperjuangkan kalau dia sendiri tidak tahu masalah Kaltim, karena tidak tinggal di Kaltim,” tegas Imam.
Modal ketiga, yakni pengalaman. Dengan sejumlah aktivitas Agus dan pernah juga di DPRD Kaltim, membuat Agus memiliki sejumlah pengalaman dan menambah pengetahuan tentang persoalan-persoalan Kaltim.
“Nah, modal keempat adalah sudah dikenal secara luas oleh masyarakat Kaltim. Ini juga penting, karena menjadi ukuran bahwa Pak Agus tidak elitis, tidak hanya di atas, tetapi juga sering ke bawah, ke masyarakat. Bagaimana bisa jadi wakil rakyat, kalau tidak saling mengenal. Si wakil rakyat tidak mengerti rakyatnya, si rakyat tidak tahu wakilnya,” ujar Imam.
Imam yang kini menjadi caleg DPRD Kaltim dari Partai Merdeka pun mengakui, bahwa bicara Agus, adalah bicara kepentingan Kaltim. ”Walau Pak Agus Tantomo dari partai lain sekalipun, saya tetap mendoakan dan mendukung Pak Agus. Ini bukan persoalan partainya, bukan kepentingan partai, tetapi kepentingan daerah, bahwa Kaltim perlu orang seperti Agus Tantomo,” ujar Imam, yang juga mantan anggota DPR RI dan DPRD Kaltim dari Fraksi PDIP.
Hal senada juga diungkapkan Sukardi Djarwo Putro sebelumnya. “Saya, sebagai orang PDIP menaruh harapan besar pada Agus Tantomo, dibanding caleg PDIP sendiri. Komitmennya jelas, teruji, ketika kami sama-sama di DPRD Kaltim,” ujar Djarwo, mantan ketua DPRD Kaltim itu.
Saat masih di DPRD Kaltim, tambah Djarwo, Agus dikenal gigih dalam memperjuangkan anggaran untuk daerah-daerah di Kaltim. Ia tidak pernah hanya memperjuangkan daerah asal pemilihannya, Berau, tetapi juga daerah lain.
Di akhir wawancara kemarin, Imam mengimbau agar masyarakat Kaltim memilih Agus Tantomo. ”Ada 8 kursi yang diperebutkan. Salah satu yang layak menduduki kursi itu adalah Pak Agus Tantomo. Saya mengimbau rakyat Kaltim, yang inin Kaltim maju, agar memilih Pak Agus Tantomo,” ujarnya.
Imam sendiri kini memilih ’hanya’ menjadi caleg DPRD Kaltim, bukan DPR RI. ”Saya sudah tua. Sudah lelah kalau pulang pergi Kaltim-Jakarta. Maka dari itu, serahkan ke yang muda seperti Pak Agus Tantomo,” ujar Imam. (art)